Museum Etnografi

10 Januari 2017

 

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unversitas Airlangga kini telah memiliki sebuah museum etnografi yang terletak di Gedung B Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Museum Etnografi yang letaknya terpisah dengan gedung utama FISIP ini resmi dikelolah oleh Departemen Antropologi FISIP. Hadirnya museum di lingkungan FISIP guna untuk meningkatkan kesadaran sosial masyarakat akan issu yang berkaitan dengan etnografi. Museum Etnografi telah mengalami peresmian ulang Museum dan Pusat Kajian Etnografi yang baru saja direnovasi dan di revitalisasi tepat pada bulan Maret 2016 lalu. Peresmian ulang museum dihadiri oleh Dirje Kbudayaan Kementrian Pendidikan dan Kbudayaan RI Hilman Farid.

Kini Museum Etnografi FISIP UNAIR tengah mengalami perluasan wilayah museum. Keseluruhan gedung B milik FISIP rencananya akan dipergunakan seutuhnya untuk museum pada lantai satunya. Hal tersebut selain karena perbaiakan fasilitas juga dikarenakan bertambahnya jumlah koleksi yang dimiliki oleh Museum Etnografi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNAIR.

Peresmian museum Etnografi yang pertama kali pada tahun 2005 oleh Rektor UNAIR kala itu. Berbagai penghargaan telah diraih oleh museum yang juga terdaftar sebagai anggota Asosiasi Museum Daerah (AMIDA) Jawa Timur tersebut. Beberapa prestasi tersebut antara lain adalah Juara II Bidang Tata Pamer Tingkat Provinsi tahun 2014 dan Juara Harapan II Bidang Tata Pamer Tingkat Provinsi. Pendirian Museum ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran budaya masyarakat Indonesia, khususnya Surabaya tentang kematian melalui intensifikasi komunikasi publik oleh pengelola museum. Sebagai pengelola, tentunya melalui Museum Etnografi FISIP akan terus meningkatkan pelayanan bagi pengunjung museum, aktivitas kemuseuman dan menjaga prestasi yang telah diraih pada tahun-tahun berikutnya.