FISIP Maksimalkan Peran Pemuda dalam Wujudkan Toleransi di Indonesia

Surabaya – Humas | Berbagai peristiwa yang diasosiasikan dengan paham radikalisme akhir akhir ini banyak memenuhi pemberitaan media massa tanah air. Menanggapi fenomena tersebut, FISIP UNAIR bekerjasama dengan organisasi SAMASEIRAMA mengadakan seminar bertajuk “Peran Pemuda dalam Mewujudkan Toleransi di Indonesia”. Acara ini diselenggarakan pada Rabu (24/5) mulai dari pukul 09.30-12.30 WIB di Ruang A309, Gedung A FISIP UNAIR. SAMASEIRAMA sendiri merupakan sebuah organisasi yang bergerak untuk melawan radikalisme yang ada di masyarakat. Prinsip yang diusung oleh organisasi ini yakni “Semangat agama tanpa dibarengi dengan kewarasan dan kejernihan nurani, pasti berbahaya”. Prinsip tersebutlah yang mendorong mereka untuk terus melakukan kegiatan yang menekan radikalisme di Indonesia.

Kegiatan seminar ini menghadirkan pembicara dan moderator yang ahli dalam bidang ekstremisme dan intoleransi dalam konteks Indonesia. Para pembicara tersebut di antaranya adalah Joko Susanto, S.IP, M.Sc. yang juga selaku dosen Ilmu Hubungan Internasional FISIP UNAIR dan Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M. Ag yang merupakan dosen Fakultas Filsafat dan Ushuluddin UIN Sunan Ampel Surabaya. Moderator acara ini adalah salah satu alumni FISIP UNAIR yakni M. Ahalla Tsauro, S. Hub.Int.

Dalam kegiatan ini para peserta diajak untuk memahami lebih dalam terkait akar permasalahan, solusi dan bagaimana peran sebagai pemuda berpengaruh untuk mewujudkan suatu bentuk nyata bagi Indonesia yang lebih toleran.

Pembahasan dari seminar ini cukup beragam, salah satunya yakni ‘4 Model Harmoni’. Konsep ini memberikan penjelasan bahwa dalam bertoleransi ada berbagai cara yang bisa diimplementasikan, yaitu multikulturalisme, pluralisme, dialog, dan kerjasama. Model yang dianggap paling ideal yaitu model kerjasama karena model ini mengakui perbedaan, mengusahakan yang terbaik bagi kelompok, saling mengenal dengan dialog, dan mengoptimalkan kontribusi.

Sebagai institusi pendidikan tinggi dalam bidang ilmu sosial dan ilmu politik, FISIP tentunya harus selalu update akan isu-isu sosial politik terbaru yang ada di Indonesia. Seminar-seminar semacam ini terus aktif diadakan oleh FISIP guna mengkaji isu-isu tersebut dengan menggunakan perspektif keilmuan yang relevan, bukan hanya debat kusir berdasarkan opini masing-masing orang. (ZK/ VET)

Agenda

Indeks +