ideas matter

I. FISIP IDEAS MATTER 2017

 

FISIP Ideas Matter merupakan serangkaian lomba esai berskala nasional yang diselanggarakan oleh Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk (FISIP) Universitas Airlngga sebagai salah satu rangkaian acara Dies Natalis FISIP Universitas Airlangga yang telah dilakukan dalam kurun waktu tiga tahun berturu-turut sejak tahun 2014. Di tahun keempat pada 2017 ini, FISIP Ideas Matter kembali diselenggarakan dengan mengusung tema ‘89 Years of Sumpah Pemuda: Re- enacting Youth's Role in Integrating Indonesia’. Pemilihan tema tersebut didasari oleh adanya fenomena yang dekat dengan pemuda khususnya sebagai mahasiswa. Pemuda adalah aset terbesar sebuah bangsa yang keberadaannya diharapkan dapat menjadi pelaku organisasi yang aktif dan produktif. Hal ini harusnya ditunjukkan dalam perilaku sehari-hari, terutama ketika menjadi civitas akademisi.

Dalam sejarah bangsa Indonesia, pemuda merupakan penggerak kebangkitan dalam berbagai peristiwa, diantaranya yakni peran pemuda dalam peristiwa Rengasdengklok 1945, dan peran pemuda dalam reformasi 1998 yang membawa dampak signifikan. Sumpah Pemuda menjadi suatu alat pendorong bagi pemuda pada masanya untuk ikut bergerak dalam menjaga dan meningkatkan kejayaan Indonesia. Perlu disadari apabila perjuangan pemuda pada masa lampau yang didasari rasa cinta tanah air yang dibarengi kecerdasan intelektual, ketajaman berpikir, dan semangat pergerakan kini mulai luntur. Hal ini dibuktikan dengan rendahnya jumlah pemuda yang sadar akan pentingnya membaca buku dan berdiskusi dalam menyikapi berbagai krisis sosial.

Negara Indonesia yang kini dihadapkan dengan berbagai krisis sosial, dirasa merindukan peran pemuda pada masa lampau dimana para pemuda bergerak bersama sejalan dengan makna Sumpah Pemuda pada hakikatnya. Dengan tema yang diusung FIM pada tahun ini, kami berharap hal tersebut dapat menjadi suatu landasan dalam refleksi diri para pemuda terhadap makna Sumpah Pemuda sesungguhnya agar peran pemuda untuk terus memajukan Indonesia dengan bekal kecerdasan intelektual dan ketajaman berpikir dalam melakukan berbagai gerakan yang membawa dampak positif bagi dirinya, lingkungannya dan negaranya sesuai dengan beragamnya krisis di Indonesia tidak pernah luntur.
 

II. BENTUK KEGIATAN

Pada tahun 2017 ini, Fisip Ideas Matter dikemas melalui beberapa kegiatan, yakni :

1. Prosiding

FIM 4.0 berusaha untuk memperluas ide dan gagasan pemuda dengan melakukan prosiding dari karya-karya esai peserta FIM 4.0, harapannya melalui prosiding tersebut, ide dan gagasan pemuda dapat dibaca dan diresapi oleh seluruh pemuda di Indonesia, sehingga memiliki output positif melalui lomba esai nasional ini. Prosiding juga menjadi salah satu promosi yang dilakukan oleh penyelenggara FIM 4.0 agar pemuda semakin tertarik untuk menuliskan ide dan gagasannya tentang integrasi Indonesia.

2. Lecturing

Lecturing merupakan kegiatan pemberian pandangan tentang isu terkait tema FIM 4.0 dari seorang akademisi atau non-akademisi yang memiliki kemampuan di bidang tersebut. Melalui lecturing mahasiswa diharapkan dapat berdiskusi mengenai kondisi dan isu terkini yang sedang terjadi di lingkungan sekitar mulai dari segi politik, budaya, informasi, ekonomi, kesehatan dan globalisasi. Mengembangkan diskusi untuk meningkatkan rasa peduli terhadap proses integrasi Indonesia.

3. Field Trip: Company Visit, Cultural tour

Field Trip merupakan kegiatan yang terdiri atas dua kegiatan yaitu company visit dan cultural tour. Company visit merupakan kunjungan ke suatu perusahaan, organisasi, atau perorangan dengan tujuan memberikan ilmu pengetahuan kepada peserta yang sesuai dengan tema FIM 4.0. Harapannya mahasiswa dapat belajar dan mendapatkan cara untuk menangani isu terkini dari orang-orang yang sudah berpengalaman di bidangnya. Cultural tour, kegiataan yang mengajak peserta FIM 4.0 berkeliling kota Surabaya untuk mengedukasi mengenai sejarah, budaya dan khusunya aktivitas-aktvitas pemuda lokal Surabaya
 

III. TEMA DAN SUBTEMA

Tema :89 Years of Sumpah Pemuda: Re-enacting Youth's Role in Integrating Indonesia

Subtema :

1. Debunking Hoaxes : The urgency to reduce hoaxes in information society era

2. Youth movement in Globalization : the urgency of millenials to take action.

3. An effort to stop discrimination and explore equity and equality.

4. Reducing extrimism, celebrating diversity.

5. Social media Literacy : Knowing that a tap of your finger can change the world.

6. Indonesia youth role in good governance : How youth can actively give their contribution in embodying a good governance.

7. The urgency of health issues literacy.

8. The emergence of moral and ethic education in information era.

 

IV. PERATURAN PESERTA FIM 4.0

a. Font TNR : 12
b. Margin : 4, 3,3,3
c. Spasi : 1,5
d. 2000 s/d 2750 kata, dalam Bahasa Indonesia


V. KETENTUAN PENULISAN

a. Pendahuluan (5%)
b. Isi esai (85-90%)
c. Kesimpulan (5-10%)

b.Hindari penggunaan poin-poin dalam alfabet, numerikal, ataupun romawi. Namun langsung dalam paragraf (contoh: (1) …, (2) …)
c.Referensi ditulis urut berdasarkan alfabet dari nama belakang penulis dan telah diklasifikan berdasarkan sumber (contoh: buku, artikel online, working paper, koran, dan lain sebagainya).
d. Esai dapat merupakan esai naratif, esai deskriptif, maupun esai persuasif

VI. TATA CARA MENGIKUTI “FISIP IDEAS MATTER 2017”

Juara I 3.00.000 + Plakat + Sertifikat + Prosiding

Juara II 2.000.000 + Plakat + Sertifikat + Prosiding

Juara III 1.000.000 + Plakat + Sertifikat + Prosiding


VII. TANGGAL PENTING

 

Agenda

Indeks +