Sumbang Inovasi untuk Meningkatkan Indeks Demokrasi Indonesia melalui Public Relations, Aqila dan Lucky Raih Honorable Mention

17 November 2017



Surabaya – Humas | Aqila Nur Rahmalia dan Lucky Christian, mahasiswa S1 program studi Ilmu Komunikasi FISIP UNAIR, baru saja berhasil meraih penghargaan Honorable Mention atau Juara III dalam lomba the 6th Padjajaran Public Relations Festival, EPICENTRUM. Lomba yang diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Padjajaran, ini dilaksanakan pada tanggal 13-16 November 2017. Dengan mengangkat tema besar, “Increasing Government’s Inclusiveness to Revitalize Democracy”, Aqila dan Lucky berkesempatan untuk mempresentasikan ide-idenya mengenai cara meningkatkan indeks demokrasi Indonesia melalui Public Relations.

Sebelum dapat melanjutkan ke tahap final dan beradu inovasi dengan para finalis dari beberapa perguruan tinggi ternama, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Padjajaran sendiri, Aqila dan Lucky telah melewati tahap eliminasi melalui seleksi esai. Sesi diskusi formal pada tahap final  yang diadakan selama dua hari yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar tersebut, diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pemerintah, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika, untuk kemudian dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Menurut mereka, pembelajaran yang selama ini didapat di perkuliahan mampu membuat delegasi UNAIR muncul dengan dua inovasi disting, yaitu mengenai Integrated Communications dan media literasi, yang akhirnya menjadi ide utama dalam draft resolution akhir sesi diskusi formal.

Integrated Communications penting karena selama ini, website dinas-dinas pemerintah pusat sampai daerah terpisah-pisah sehingga masyarakat kesulitan untuk mengakses, yang akhirnya berujung pada kemalasan untuk kepo dengan pemerintah sendiri sehingga butuh untuk mengoptimalkan website dan aplikasi yang sudah ada. Sedangkan media literasi utamanya untuk masyarakat yang ada di desa,  sembari diadakan pengembangan fasilitas internet, Public Relations juga berperan dalam mencegah penetrasi hoax agar tidak mudah tergiring isu miring, sehingga masyarakat Indonesia bisa berpikir secara logis dan kritik terhadap pemerintah dapat dilakukan secara benar”, jelas Aqila.

Meskipun lomba ini merupakan kompetisi Public Relations pertama bagi kedua mahasiswa tersebut, namun Lucky berpesan kepada mahasiswa FISIP, “Manfaatkan waktu selama kuliah, jangan buang waktu untuk hal yang tidak penting. Maksimalkan potensi diri supaya ke depannya lebih gampang jalannya kalau selama kuliah sudah banyak pengalaman.” (TR)

Agenda

Indeks +