Ketulusan dan Kerja Keras, Membawa Revindia Carina Juarai Ajang Putri Pariwisata Indonesia 2017

29 September 2017

 

Surabaya – Humas | Revindia Carina, mahasiswa program studi Ilmu Komunikasi FISIP UNAIR asal Sidoarjo ini kerap dikenal sebagai sosok yang ramah dan pekerja keras. Mimpi Revin untuk menjadi Puteri Indonesia sejak kecil telah berhasil mengantarkan Revin pada penghargaan-penghargaan di berbagai ajang kecantikan tingkat kabupaten hingga nasional. Berawal dari terpilihnya Revin sebagai Putri Terfavorit dalam ajang putra-putri wisata Kabupaten Sidoarjo, GUK & YUK Sidoarjo 2013, Revin pun melanjutkan ke tingkat provinsi dalam ajang Raka & Raki Jawa Timur dan berhasil menyabet gelar Runner Up II Raka & Raki Jawa Timur 2015. Setelahnya, Revin kemudian menjadi pembawa berita di JTV dalam acara “Pojok Pitu”. Keberhasilan Revin dalam menjuarai berbagai ajang kecantikan tidak hanya membawa harum nama sekolahnya dan Kabupaten Sidoarjo.

 

Pada ajang Putri Pariwisata Indonesia 2017 ini, Revin dengan keperibadiannya yang ulet dan berjiwa sosial tinggi, mampu mewakili Jawa Timur dan mendapatkan dua juara sekaligus, yaitu sebagai Runner Up 1 Putri Pariwisata Indonesia 2017 dan Runner Up 1 Miss Coffee Indonesia 2017. Demi mempersiapkan perlombaan tingkat nasional, Revin memiliki strategi yang berbeda dengan perlombaan tingkat kabupaten dan provinsi. Revin dengan tekun mulai menerapkan pola hidup sehat dengan mengatur pola makan, serta mengikuti les privat untuk meningkatkan kemampuan tari tradisionalnya. Di sela-sela padatnya persiapan, Revin turut meluangkan waktunya untuk melakukan kegiatan sosial dengan bergabung dalam relawan panti jompo di Sidoarjo.


Awalnya, ketika berada di panggung final ajang Putri Pariwisata Indonesia 2017, Revin mengaku tidak berekspektasi akan lolos sampai lima besar. Selama masa karantina, Revin terus berusaha untuk mengurangi sifat ambisiusnya. “Mentorku berpesan, kalo ngga semua ajang itu kita harus menunjukkan sifat yang ambisius. Punya ambisi bagus, tapi dalam kadar tertentu. Karena ambisi yang terlalu besar malah menggiring kita ke sifat buruk kaya egois misalnya”, ujar Revin. Doa, keikhlasan, ketulusan, dan kasih sayang orang-orang yang ada di sekitarnya berwujud pada segala pencapaian yang telah diraihnya sampai saat ini. Ibunda Revin juga sempat berpesan, “Meskipun tidak punya apa-apa secara materi, tapi dengan semangatnya, Revin pasti bisa melakukan apapun”. Saat ini, Revin tengah berjuang untuk melanjutkan karirnya di kancah internasional dalam ajang “Miss Global Beauty Queen 2017” yang akan diselenggarakan di Korea Selatan pada bulan Oktober mendatang. (UC/TAR)