Sebagai Bentuk Belasungkawa Terhadap Korban Teror Bom, BEM FISIP UNAIR Gelar “One Minute’s Silence”

14 Mei 2018



Humas – Surabaya| Pada Senin (14/05), BEM FISIP Unair menggelar aksi “One Minute’s Silence” di Taman Demokrasi FISIP Unair pada pukul 12.30 WIB. Aksi ini dilatarbelakangi dari adanya teror bom yang terjadi pada Minggu (13/05) di tiga gereja di Surabaya. Ketiga gereja tersebut, yaitu Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel, Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno. Aksi “One Minute’s Silence” ini dihadiri lebih dari 50 mahasiswa FISIP UNAIR beserta ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), ketua BSO (Badan Semi Otonom), dan ketua SKK (Satuan Kerohanian Katolik) FISIP Unair.

Acara yang dikoordinasikan oleh Presiden BEM FISIP Unair ini digelar sebagai bentuk belasungkawa kepada sanak keluarga dan orang terdekat korban teror bom yang telah terjadi. Dengan aksi ini, BEM FISIP Unair mengajak para mahasiswa FISIP mengikuti doa bersama untuk mendoakan para korban teror bom sebelum aktivitas perkuliahan di dalam dan di luar kelas.

Aksi ini diawali dengan sambutan Muhammad Lutfi Aljufri selaku Presiden BEM FISIP Unair. Kemudian, dilanjutkan sambutan dari ketua BSO FISIP Unair, Dekha Susetya selaku ketua SKK FISIP Unair, dan sambutan beberapa mahasiswa. Setelah beberapa sambutan dilakukan, Muhammad Lutfi Aljufri memimpin doa bersama yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu mengheningkan cipta secara bersamaan.

Para mahasiswa FISIP Unair melakukan aksi ini dengan khidmat. Untuk menutup aksi ini, para mahasiswa meneriakkan jargon “hidup mahasiswa!”, “FISIP wani!”,”Surabaya gak wedi!”. (ES/)

Agenda

Indeks +