FISIP Kembali Lanjutkan Perjuangan Almarhum Soetandyo Wignjosoebroto melalui Soetandyo Award dan Scholarships

07 Desember 2017



Surabaya – Humas | Masih dalam serangkaian Dies Natalis ke-40, FISIP UNAIR kembali menggelar acara penghargaan Soetandyo Award dan Scholarships pada Kamis (7/12). Bertempat di Aula Soetandyo Gedung C FISIP UNAIR, acara dimulai pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh para peserta yang lolos dalam tahapan seleksi Soetandyo Award dan Scholarships, akademisi, mahasiswa serta para dosen FISIP.

Soetandyo Award dan Scholarships merupakan acara yang diadakan untuk mengapresiasi semangat perjuangan di bidang Hak Asasi Manusia (HAM), pendidikan, pluralisme, kebangsaan, anti kemiskinan, dan civil society dari Almarhum Soetandyo Wignjosoebroto selaku salah satu pendiri dan dekan pertama FISIP UNAIR. Terinspirasi dari beliau, melalui acara Soetandyo Scholarships, FISIP UNAIR mewujudkan pemberian beasiswa pendidikan kepada lima belas orang mahasiswa S1 & S2 yang sedang menyusun skripsi atau tesis dengan tema-tema yang telah diperjuangkan oleh Almarhum Soetandyo Wignjosoebroto. Sedangkan acara Soetandyo Award merupakan ajang penghargaan bagi kaum intelektual maupun aktivis HAM yang telah berjasa bagi masyarakat luas.

Dalam tahap seleksi Soetandyo Award & Scholarship, 15 skripsi dan tesis yang telah terpilih diantaranya berasal dari Univeristas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, Universitas Riau, Universitas Lampung, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Padjajaran, Universitas Trunojoyo, dan Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Bandung.

Sedangkan Soetandyo Award klai ini diberikan langsung oleh Dekan FISIP UNAIR, Dr. Falih Suaedi kepada Esthi Susanti Hudiono selaku aktivis perempuan dan General Secretary komunitas AIDS Indonesi (YUL/CAY).

 

Agenda

Indeks +