Ilmu Politik Tunjukan Perhatian terhadap Rohingya Melalui Charity Concert

20 September 2017

 

Surabaya - Humas | Prodi Ilmu Politik, sebagai salah satu prodi kebanggaan FISIP UNAIR, terus menyuarakan perhatian mereka terhadap permasalahan atau isu-isu yang terjadi di dunia, tidak terkecuali mengenai Rohingya. Bentuk perhatian mereka tersebut kemudian mereka tumpahkan dalam acara "Charity Concert Bagi Rohingya". Acara yang diselenggarakan di Taman Belakang FISIP pada Rabu (20/09) ini menyuguhkan banyak penampilan dari mahasiswa-mahasiswa Ilmu Politik. Seperti penampilan vokal, musik, teatrikal, monolog dan puisi, juga pemutaran dan diskusi film. Tidak tanggung-tanggung, Ilmu Politik bahkan mengundang relawan ACT (Aksi Cepat Tanggap) yang mengetahui kondisi riil seperti apa Rohingya saat ini sebagai narasumber.

Acara "Charity Concert Bagi Rohingya" ini sejatinya merupakan bagian dari rangkaian acara Power yang adalah program kegiatan kaderisasi milik Prodi Ilmu Politik FISIP UNAIR. Berdasarkan dari penjelasan Iqbal Yanuar, selaku koordinator acara, program kegiatan kaderisasi Power ini dibuat untuk melatih mahasiswa-mahasiswa baru berpikir kritis serta humanis pada permasalahan-permasalahan kemanusiaan yang ada. "Hasil kajian yang kita lakukan tersebut kemudian kita wujudkan dalam sebuah upaya nyata, salah satunya acara charity concert ini, sebuah acara penggalangan dana yang dikemas secara kreatif," ujarnya.

Selain charity concert, rangkaian acara lain dari Power adalah welcome party atau program penyambutan mahasiswa baru, "Sowan Dosen" atau kegiatan pengenalan dosen serta konsultasi isu terkait, "Kajian Kakak Tingkat", "Teknik Persidangan" atau pembahasan isu dengan format simulasi sidang di pemerintahan, "Telisik Politik" atau seminar alumni inspiratif, "The Unsung Hero" atau program pengabdian sosial, long march atau kegiatan penyampaian aspirasi, dan inisiasi atau peresmian mahasiswa baru sebagai bagian dari keluarga Ilmu Politik. Iqbal Yanuar berharap, proses pengkaderan ini kemudian dapat diaplikasikan oleh mahasiswa-mahasiswa baru dalam perjalanan mereka selama perkuliahan. Bagaimana bergerak dengan cara yang kreatif dan konstruktif, untuk tetap memberikan yang terbaik bagi keluarga Ilmu Politik, UNAIR sebagai kampus tercinta, bangsa dan juga negara. (AN/CAY)